Jatinangor, 16 Mei 2025 — Kegiatan Pioneers Amauensa 5.0 Chapter 2 sukses diselenggarakan di Komabi dengan menghadirkan suasana pembelajaran lapangan yang penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian Amauensa 5.0 yang bertujuan meningkatkan keterampilan observasi dan dokumentasi di alam terbuka.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan narasumber inspiratif, Kang Ganjar, lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang membagikan wawasan dan pengalaman langsung mengenai metode pengamatan lapangan, alat-alat yang diperlukan, serta prosedur keselamatan selama observasi di alam.
Salah satu bagian penting dari sesi ini adalah penjelasan terkait penanganan jika bertemu dengan hewan berbisa, terutama ular. Kang Ganjar menekankan tiga prinsip penting:


- Interaksi dengan hewan hanya dilakukan jika sesuai dengan tujuan pengamatan.
- Wajib menggunakan alat keselamatan seperti sarung tangan, sepatu boot, dan tongkat pengaman.
- Jika terjadi insiden gigitan, korban harus segera dimobilisasi dan dibawa ke pusat kesehatan terdekat. Sangat dianjurkan untuk mengambil dokumentasi (foto) ular yang menggigit agar dokter dapat memberikan penanganan yang tepat. Jika tidak mengenali spesies ular tersebut, maka anggaplah semua ular sebagai ular berbisa demi keselamatan.
Selain aspek keselamatan, Kang Ganjar juga menekankan pentingnya dokumentasi lapangan yang mencakup foto, video, maupun rekaman suara. Dokumentasi yang baik tidak hanya mencatat kehadiran spesies, tetapi juga mencakup habitat, perilaku, serta karakteristik khas dari spesies yang diamati.


Setelah sesi pematerian, peserta diajak untuk terjun ke Arboretum Unpad untuk melakukan herping secara langsung. Herping adalah kegiatan mencari dan mengidentifikasi amfibi dan reptil di habitat aslinya. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat menerapkan ilmu dari pematerian yang telah diberikan sebelumnya, dari metode pengamatan hingga dokumentasi sampel.
Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para peserta untuk mendapatkan bekal praktis dalam pengamatan alam, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan pencatatan ilmiah di lapangan. Chapter berikutnya dari Amauensa 5.0 pun telah dinantikan oleh peserta dengan semangat yang tinggi.

Penulis: Rahmat Hibatul Hadi
Dokumentasi: Rahmat Hibatul Hadi & Himbio Unpad