{"id":14752,"date":"2026-05-13T15:05:13","date_gmt":"2026-05-13T08:05:13","guid":{"rendered":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/?p=14752"},"modified":"2026-05-13T15:05:20","modified_gmt":"2026-05-13T08:05:20","slug":"kembali-ke-kampus-dr-rer-nat-ayu-savitri-nurinsiyah-m-il-m-sc-alumni-inspiratif-biologi-unpad-bagikan-ilmunya-melalui-kuliah-umum-keanekaragaman-hayati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/kembali-ke-kampus-dr-rer-nat-ayu-savitri-nurinsiyah-m-il-m-sc-alumni-inspiratif-biologi-unpad-bagikan-ilmunya-melalui-kuliah-umum-keanekaragaman-hayati\/","title":{"rendered":"Kembali ke Kampus: Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah, M.IL., M.Sc. Alumni Inspiratif Biologi Unpad Bagikan Ilmunya Melalui Kuliah Umum Keanekaragaman Hayati!\u00a0"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Jatinangor, 12 April 2026 &#8211; Departemen Biologi Unpad menyambut kedatangan peneliti BRIN yang terkenal dengan temuan keong darat yaitu <strong>Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah, M.IL., M.Sc. <\/strong>Beliau merupakan alumni Biologi Unpad yang ahli dalam bidang taksonomi dan berhasil menemukan lebih dari 20 spesies moluska. Dalam kesempatan ini, beliau datang sebagai narasumber kuliah umum dengan tema \u201c<strong>Keanekaragaman Hayati pada Tingkat Global dan Nasional<\/strong>\u201d. Kuliah umum dilaksanakan di Gedung PPBS B Ruang 201, Universitas Padjadjaran.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"1921\" src=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-scaled.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14756\" style=\"aspect-ratio:1.3326582278481012;width:378px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-scaled.jpeg 2560w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-300x225.jpeg 300w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-768x576.jpeg 768w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-1536x1153.jpeg 1536w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-2048x1537.jpeg 2048w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118800-1-1-edited-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sesi Foto Bersama<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14755\" style=\"width:379px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-2048x1536.jpeg 2048w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118796-1-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Penyerahan Sertifikat<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuliah umum diawali dengan pembahasan menarik seputar pengalamannya menjadi mahasiswa Biologi Unpad. Tentu hal tersebut langsung disambut antusias audiens yang sebagian besar berasal dari mahasiswa tingkat satu. Pembahasan tersebut merupakan awal yang baik untuk menghidupkan suasana ruangan kuliah. Suasana kuliah umum terasa lebih santai dan antusias saat Ayu Savitri mulai menjelaskan sudut pandang konservasi dan keanekaragaman hayati dengan gambaran sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayu Savitri menegaskan bahwa dalam perlindungan flora dan satwa terdapat aturan hukum yang mendasari tindakan tersebut yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 mengenai kerangka perlindungan yang terbagi menjadi Apendiks I, Apendiks II, dan Apendiks III. Apendiks I tidak bisa diberdayakan langsung di alam dan tidak dapat diperdagangkan secara komersial dengan kondisi spesies yang kritis dan terancam punah. Apendiks II merupakan spesies dalam kategori waspada yang perdagangannya dibatasi dalam kuota tertentu. Sedangkan, Apendiks III dilakukan untuk pemantauan spesies lokal spesifik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14760\" style=\"width:413px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-300x225.jpeg 300w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-768x576.jpeg 768w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-2048x1536.jpeg 2048w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/10001187352-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pemaparan Materi<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayu Savitri menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki strategi khusus dalam mengelola sumber daya alam (SDA) yaitu dengan melakukan kolaborasi bersama akademisi agar pemanfaatan sumber daya dilakukan lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui program kajian ilmiah. Selain itu, dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA), 30% wilayahnya tidak boleh disentuh atau dimanfaatkan guna menjaga ekosistem. Namun, tantangan yang ada pada era saat ini tidak hanya pengambilan SDA secara ilegal, tetapi dapat berupa pengambilan racun ular dan dilepaskan kembali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayu Savitri menyoroti istilah <em>carbon trade<\/em> dan <em>biodiversity credits<\/em>, di mana <em>carbon trade <\/em>merupakan inovasi dari UNFCCC yang digunakan untuk menentukan jumlah karbon atau biomassa yang terdapat di sebuah lahan. Sedangkan, <em>biodiversity credits<\/em> merupakan konsep inovasi yang dikembangkan Bappenas, tetapi memiliki fokus ke arah konservasi spesies di lokasi ekstraksi untuk mencegah <em>greenwashing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-14761\" style=\"width:413px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-2048x1536.jpeg 2048w, https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1000118788-1-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sesi Tanya Jawab dengan Audiens<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuliah umum ditutup dengan beberapa pertanyaan dari mahasiswa, salah satunya mengenai konflik masyarakat adat dengan hukum. Selama pelaksanaan perlindungan terdapat tantangan dari pandangan yang berbeda antara masyarakat adat dengan regulasi. Secara regulasi, pemanfaatan hewan yang dilindungi merupakan tindakan pidana yang bisa dijerat hukum, tetapi dalam sudut pandang masyarakat adat, hal tersebut sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya untuk bertahan hidup. Dengan demikian, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai peraturan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kuliah umum ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat konservasi dan memberikan ilmu baru dalam langkah perlindungan sumber daya alam. Departemen Biologi mengucapkan terima kasih kepada Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah, M.IL., M.Sc. atas kesempatan dan waktunya untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa dan seluruh sivitas biologi. Kami berharap kolaborasi antara akademisi dan lembaga penelitian seperti BRIN dapat terus terjalin dalam mendukung solusi perlindungan sumber daya alam yang seringkali tumpang-tindih di pandangan masyarakat dan hukum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penulis: <\/strong>Nabiha Fatnunnisa <br><strong>Dokumentasi:<\/strong> Viola Anindita Dewi<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jatinangor, 12 April 2026 &#8211; Departemen Biologi Unpad menyambut kedatangan peneliti BRIN yang terkenal dengan temuan keong darat yaitu Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah, M.IL., M.Sc. Beliau merupakan alumni Biologi Unpad yang ahli dalam bidang taksonomi dan berhasil menemukan lebih dari 20 spesies moluska. Dalam kesempatan ini, beliau datang sebagai narasumber kuliah umum dengan tema \u201cKeanekaragaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":14762,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[97,91,212],"tags":[],"class_list":["post-14752","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-biologi","category-kegiatan-akademik","category-mitra-dalam-negeri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14752"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14752\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}