Komersialisasi Herbal Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai Adjuvan Terapi Kelasi Zat Besi pada Penyandang Talasemia
Selain Framisco, Departemen Biologi Universitas Padjadjaran juga menggelar bazar R-Secang di acara AHEC (ASEAN Higher Education Conference) pada tanggal 24 – 25 Agustus 2023, Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Bandung.
R-Secang merupakan produk dari penelitian Dosen Biologi S2 dengan judul “Komersialisasi Herbal Secang sebagai Adjuvan untuk Terapi Khelasi Besi bagi Penderita Talasemia”. Secang juga dikenal sebagai Indian Redwood yang dan tersebar di Indonesia. Produk ini memiliki kandungan flavonoid dan mengandung senyawa brazilin yang memiliki struktur katekol yang mampu mengikat zat besi. Brazilin terbukti dapat menurunkan kadar TIBC, feritin, besi hati dan besi serum serta meningkatkan kejenuhan transferin.
Prof Ratu, Ketua Program Studi Magister Biologi Universitas Padjadjaran bersama tim penelitian R-Secang telah melakukan standardisasi laboratorium uji ekstrak di tahun 2021 – 2022 untuk mendapatkan hak paten. Pada tahun ini, tim laboratorium riset R-Secang sedang melakukan pengujian prototipe upscaling izin produksi dari hasil studi pasar BPOM. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak murni terstandarisasi yang akan dibuat menjadi prototipe sediaan tablet dan kapsul.
Penulis : Fenny Febriany Hamzah