Jatinangor, 4 Mei 2025 – Mahasiswa Biologi Unpad semester 2 telah melaksanakan praktikum dari mata kuliah Praktikum Mikrobiologi Dasar. Praktikum ini dilakukan pada hari Rabu 4 Mei 2025 di Laboratorium Mikrobiologi Terapan, Gedung Pascasarjana D6 Unpad. Dalam Praktikum Mikrobiologi Dasar ini, para praktikan terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi 1 di pagi hari dan sesi 2 di siang hari. Pembagian sesi ini dikategorikan berdasarkan perbedaan kelas (kelas A dan kelas B) dari mahasiswa.

Mahasiswa Biologi Unpad melaksanakan praktikum Koefisien Fenol
Praktikum Mikrobiologi Dasar kali ini berjudul “Koefisien Fenol”. Praktikum koefisien fenol ini bertujuan untuk memberikan praktik dan pengarahan kepada mahasiswa agar mampu melakukan metoda koefisien fenol untuk membandingkan aktivitas kimia anti mikroba dari komponen-komponen kimia dengan fenol sebagai standar uji.
Sebelum melakukan praktikum, para praktikan diwajibkan untuk memakai perlengkapan laboratorium seperti jas lab dan masker. Hal ini diperlukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan di laboratorium yang umumnya melakukan pengujian dengan menggunakan alat dan bahan yang berbahaya. Selanjutnya para praktikan menyimak responsi yang diberikan oleh Dosen Pengampu, Prof. Dr. Ratu Safitri, MS.
Selanjutnya praktikan berkumpul dengan kelompok dan asisten laboratoriumnya masing-masing. Para praktikan wajib mengumpulkan logbook yang sudah mereka buat sebelumnya dan mengisi pre-test. Setelah itu praktikan diarahkan dan dibimbing oleh asisten laboratorium untuk menjankan praktikum.

Praktikan menyimak arahan dari asisten laboratorium

Panduan pengenceran dan pembagian sampel setiap kelompok
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini diantaranya:
- 18 tabung media Nutrient Broth steril
- Rak tabung reaksi
- Larutan fenol
- Biakan murni bakteri (E.coli dan B.subtilis)
- Macam-macam desinfektan (wipol dan vanish)
- Bunsen
- Jarum ose bulat
- Inkubator
Praktikum koefisien fenol ini cukup menantang ketelitian dan kecepatan praktikan. Hal ini dikarenakan dalam praktikum ini dilakukan pengenceran sehingga praktikan harus memastikan perbandingan dalam pengencerannya sudah sesuai. Selain itu, praktikan harus memasukan bakteri uji ke dalam larutan fenol atau desinfektan hasil pengenceran dan didiamkan dengan interval waktu 5, 10, dan 15 menit. Tepat setiap interval waktu tersebut, sampel bakteri dari setiap pengenceran diambil dan dimasukkan ke dalam tabung berisi media Nutrient Broth untuk diinkubasi selama 48 jam.

Praktikan mengerjakan pengenceran fenol dan desinfektan
Setelah semuanya telah selesai, Praktikum akan mengecek pertumbuhan setiap bakteri dan mencatatnya. Hasil yang didapatkan akan dijadikan laporan praktikum yang harus mereka kerjakan dan kumpulkan kepada asisten laboratorium masing-masing untuk dinilai.
Dengan berakhirnya kegiatan praktikum “Koefisien Fenol” ini, diharapkan mahasiswa Biologi Unpad mampu memahami secara aplikatif prinsip kerja disinfektan serta metode penentuan efektivitasnya melalui perhitungan koefisien fenol. Praktikum ini tidak hanya melatih keterampilan teknis mahasiswa dalam bekerja di laboratorium mikrobiologi, tetapi juga memperkuat pemahaman teoritis yang telah mereka pelajari di kelas. Semangat dan ketelitian yang ditunjukkan selama praktikum menjadi bekal penting bagi para mahasiswa dalam menghadapi tantangan riset dan pengujian mikrobiologi di masa mendatang.
Penulis: Rahmat Hibatul Hadi
Dokumentasi: Haykal Avisenna Fachruddin