Jatinangor, 25 Mei 2026 – Mahasiswa Biologi Unpad semester 4 melakukan kegiatan praktikum genetika dengan fokus bahasan kromosom mitosis. Tujuan dari praktikum ini yaitu untuk mengamati sifat kromosom dan pembelahan sel. Praktikum dilaksanakan pada 20 Mei 2026, tepatnya di Laboratorium Ajar 1 dan 2, Gedung Departemen Biologi, Universitas Padjadjaran.
Sebelum melakukan hands on, seluruh mahasiswa diberikan responsi pematerian oleh Ibu Annisa, M.Si., Ph.D untuk Laboratorium Ajar 1 dan Ibu Dinda Hani’ah Arum Saputri, S.Si., M.Si. untuk Laboratorium Ajar 2. Responsi pematerian yang diberikan merupakan pencerdasan awal bagi mahasiswa agar tidak keliru selama sesi praktik, di mana dosen memberikan materi berupa langkah-langkah dan contoh hasil yang tampak ketika praktik dilakukan dengan tepat. Para dosen juga menegaskan poin-poin yang harus diperhatikan agar terhindar dari kecelakaan kerja.

Praktikum dilakukan secara individu yang setiap kelompoknya didampingi oleh satu asisten laboratorium. Objek yang digunakan yaitu akar dari bawang bombay. Mahasiswa melakukan praktik secara bergantian antar anggota kelompok. Praktikum diawali dengan mengambil ujung akar bawang yang telah dipotong sekitar 3-5 mm, lalu disimpan di atas gelas arloji. Tahap selanjutnya adalah tahap fiksasi, di mana mahasiswa melakukan fiksasi larutan Mc.Clintock dan larutan HCl 1N. Setelah berhasil difiksasi, objek akar dipindahkan ke dalam larutan Carnoy.

Kemudian, mahasiswa memindahkan akar ke kaca objek bersih yang telah diteteskan pewarna aseto carmin dan di fiksasi di atas api. Objek diteteskan pewarna dan ditutup dengan kaca penutup. Kelebihan pewarna di kaca objek di lap dengan tissue. Lalu tekan kaca penutup agar sel dapat menyebar. Pada tahap ini, diperlukan kehati-hatian karena dalam beberapa kasus seringkali mahasiswa membuat kaca penutup pecah jika terlalu keras menekan. Setelah itu, objek diamati di bawah mikroskop.


Beberapa mahasiswa mendapatkan preparat kromosom mitosis yang lengkap. Preparat mitosis yang lengkap terdiri dari empat fase mitosis yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Profase memiliki kromosom yang tipis dan tidak melilit, serta memiliki inti sel yang padat dan penuh. Metafase memiliki kromatid yang berada di bidang ekuator. Anafase memiliki kromosom yang menuju arah berlawanan, biasanya berbentuk V atau W yang saling menjauh. Sedangkan, pada telofase telah terpisah menjadi kutub yang berlawanan. Pada sesi praktikum kali ini, mahasiswa tampak antusias dan fokus terhadap praktik hands on.

Praktikum diakhiri dengan pembuatan laporan sementara oleh mahasiswa dengan menuliskan dan menggambarkan hasil praktikum yang didapatkan. Dengan demikian, diharapkan dengan dilaksanakannya praktikum genetika mengenai kromosom mitosis, dapat memperluas cakrawala sekaligus meningkatkan kompetensi praktik mahasiswa untuk mengembangkan penelitian yang lebih mendalam di bidang genetika.
Penulis: Nabiha Fatnunnisa
Dokumentasi: Nabiha Fatnunnisa