Jatinangor, 3 Juni 2025 – Departemen Biologi Unpad mengadakan kegiatan kuliah tamu pada hari Selasa 3 Juni 2025 dalam mata kuliah Biologi Manusia. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan mengundang associate professor dari Universitas Negeri Papua, Dr. Elda Irma Jeanne Joice Kawulur, S.Si, M.Si dan dipandu oleh salah satu dosen pengampu mata kuliah ini, yaitu Dr. Eneng Nunuz Rohmatullayaly, M.Si. Dalam kuliah tamu ini, Dr. Elda menjelaskan hasil penelitiannya mengenai “strategi hidup populasi di Papua”.

Kuliah tamu bersama Dr. Elda Irma Jeanne Joice Kawulur, S.Si, M.Si
Dalam kelasnya, Dr. Elda menyampaikan pengantar menganai strategi hidup atau life history strategies. Strategi hidup itu sendiri merujuk pada pola perkembangan, reproduksi, dan kelangsungan hidup suatu organisme, yang dibentuk oleh tekanan evolusi untuk memaksimalkan kebugaran dalam lingkungan tertentu . Strategi ini melibatkan pertukaran dalam cara organisme mengalokasikan energi dan sumber daya untuk berbagai peristiwa kehidupan seperti pertumbuhan, reproduksi, dan kelangsungan hidup. Perbedaan strategi hidup menghasilkan perbedaan pula pada karakteristik fenotip seperti ukuran tubuh saat lahir, perkembangan, masa hidup, dan ukuran dan usia saat kematangan seks.
Terdapat berbagai macam strategi dalam kehidupan yang merupakan bentuk dari adaptasi terhadap lingkungannya untuk berkembang dan bereproduksi, salah satu diantaranya adalah selected theory r/K. Strategi seleksi r dan seleksi berbeda dari berbagai aspek seperti reproduksi, ukuran tubuh dan lama hidup, ukuran populasi, dan penyebab kematian utama. Secara umum, organisme yang memiliki seleksi r merupakan organisme berukuran kecil dengan usia reproduksi lebih awal dan menghasilkan jumlah keturunan yang banyak, tetapi tidak melakukan “pemeliharan” anak, contohnya seperti serangga dan gulma. Sebaliknya, organisme dengan seleksi K memiliki ukuran tubuh yang bersar dengan usia reproduksi lebih lama dan menghasilkan keturunan yang sedikit, tetapi melakukan “pemeliharaan” anak contohnya seperti mamalia.

Ibu Nunuz dan para Mahasiswa menyimak kelas

Penjelasan mengenai strategi hidup Selected r/K
Dalam populasi Papua, kemampuan adaptasi dari strategi hidup mereka membuat perbedaan dalam fenotipenya, seperti kematangan seks dan reproduksi, bentuk tubuh dan wajah serta pertumbuhan dan status nutrisinya. Dalam penelitiannya diketahui bahwa perempuan di suku Arfak, Papua memiliki kematangan seks yang cepat dengan rata-rata usia 12,2 tahun. Secara morfologis, anak perempuan arfak mempunyai lemak yang lebih (endomorphik) sedangkan anak laki-laki arfak mempunyai otot yang lebih (mesomorfik). Bentuk wajah dari suku arfak juga bervariasi baik laki-laki maupun perempuan.
Di sana juga terdapat wanita suku Jawa yang tinggal akibat dari transmigrasi. Uniknya, para wanita dan perempuan di sana memilki kematangan seks yang cepat juga. Selain itu, ini juga memicu percepatan dalam pernikahan, kelahiran anak pertama hingga menopause. Secara ukuran tubuh, orang-orang di sana memilki struktur yang kecil tapi sehat. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor diantaranya, mortalitas, malnutrisi, stres, dan aktivitas.

Penyerahan sertifikat kepada Dr. Elda
Dengan pemaparan yang disampaikan oleh Dr. Elda, mahasiswa Biologi Unpad memperoleh wawasan baru tentang bagaimana strategi hidup dipengaruhi oleh faktor lingkungan, sosial, dan biologis dalam konteks nyata populasi di Papua. Kajian ini tidak hanya memperkaya pemahaman teori evolusi dan ekologi manusia, tetapi juga menegaskan pentingnya pendekatan lintas-disiplin dalam memahami variasi biologis dan budaya manusia. Kegiatan kuliah tamu ini menjadi bukti nyata kontribusi keilmuan dalam menjembatani pengetahuan lokal dan sains global, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dan terbuka terhadap keragaman hayati dan budaya di Indonesia.
Penulis: Rahmat Hibatul Hadi
Dokumentasi: Rahmat Hibatul Hadi & Haykal Avisenna Fachruddin