Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa mengenai kekayaan hayati Indonesia, khususnya tumbuhan-tumbuhan yang memiliki potensi sebagai tanaman herbal, Himpunan Mahasiswa Biologi (Himbio) Unpad menyelenggarakan kegiatan EXPOS (Exploration of Potential Plants) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Kegiatan ini bertempat di Gedung PPBS B dan diikuti oleh mahasiswa Biologi lintas angkatan yang antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Acara ini mengangkat tema “Mengenal Tumbuhan Potensial Herbal” dan menghadirkan pemateri inspiratif, Kang Farrel Radhysya M.Z., S.Si., yang merupakan alumni Biologi dengan pengalaman luas dalam bidang botani dan herbal.

Dalam sesi pematerian, Kang Farrel mengajak peserta untuk memahami apa itu tumbuhan herbal, berbagai kandungan fitokimia yang ada di dalamnya, serta potensi luar biasa tumbuhan herbal dalam bidang kesehatan, pengobatan tradisional, hingga peluang pengembangan industri farmasi dan kosmetik alami. Beliau juga berbagi pengalaman mengenai riset lapangan yang pernah dilakukannya, terutama dalam mengenali spesies lokal yang belum banyak diteliti namun menyimpan manfaat besar.
Sesi dilanjutkan dengan QnA dan sharing session, di mana para peserta diberi kesempatan untuk berdialog langsung dengan pemateri. Berbagai pertanyaan menarik muncul, mulai dari bagaimana memulai riset tanaman herbal, hingga bagaimana cara mengolah tanaman herbal secara sederhana namun aman.


Tidak hanya serius dan informatif, acara juga diselingi dengan main game interaktif dan kuis seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini membuat suasana lebih hidup dan menyenangkan, sekaligus menjadi sarana untuk menguji pemahaman peserta secara ringan.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi, serta dokumentasi bersama seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi sepanjang acara.


Dengan diadakannya kegiatan EXPOS ini, diharapkan mahasiswa Biologi semakin termotivasi untuk mengeksplorasi potensi tumbuhan lokal Indonesia sebagai solusi kesehatan yang alami, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Penulis: Rahmat Hibatul Hadi
Dokumentasi: Haykal Avisenna Fachruddin