Dalam rangka memperingati Hari Bambu Nasional yang jatuh pada tanggal 26 November, Departemen Biologi Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar sebuah kegiatan yang mengedukasi sekaligus menginspirasi masyarakat mengenai peran penting bambu dalam kehidupan kita. Bertajuk “Bamboo Reflections: The Art of Nature”, kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6 Desember 2024 di Teater Pengetahuan Rektorat Unpad Jatinangor. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa angkatan 2024 dari peminatan Biosains, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi pengunjung tentang bambu melalui pendekatan digitalisasi objek biologi.


Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran akan pentingnya bambu dalam kehidupan manusia, baik dari sisi ekologis, ekonomis, maupun budaya. Bambu dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat, mulai dari produksi oksigen, penyimpanan air, hingga kemampuan untuk menahan erosi disaat hujan. Selain itu, bambu juga memiliki peran penting dalam berbagai produk seperti sendok, tumbler, hingga gelas yang ramah lingkungan. Tak hanya itu, bambu juga memiliki nilai seni yang tinggi, sebagai bahan dasar pembuatan karya-karya artistik.
Pada kesempatan ini, mahasiswa biologi dari peminatan Biosains mengadakan pameran digitalisasi objek biologi dengan tema “Bamboo Reflections: The Art of Nature”, yang memamerkan berbagai objek terkait bambu, mulai dari tanaman bambu itu sendiri, hewan-hewan yang hidup di sekitar bambu, budaya yang erat kaitannya dengan bambu, hingga mikrograf bambu yang menampilkan detailnya secara lebih mendalam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi pengunjung mengenai morfologi bambu, habitus, serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian Acara yang Menarik


Acara ini dimulai dengan pameran yang menampilkan berbagai objek yang terkait dengan bambu. Pameran ini menghadirkan koleksi foto dan video dokumentasi yang memperlihatkan beragam diversitas hayati yang ada pada bambu, baik dari sisi tumbuhan, hewan mikroskopik, maupun budaya lokal yang menggunakan bambu dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pameran, acara ini juga meliputi talkshow yang diisi oleh para ahli di bidang bambu. Talkshow ini menghadirkan Pak Rusdi sebagai moderator dan Pak Waluyo dari Komunitas Bambu Indonesia (KBI) narasumber, yang membahas berbagai aspek terkait bambu, mulai dari keanekaragaman spesies bambu, manfaat bambu dalam kehidupan masyarakat, hingga tantangan yang dihadapi oleh bambu sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, rangkaian acara ini juga diwarnai dengan workshop yang akan memberikan pengetahuan praktis mengenai cara-cara pengolahan bambu, serta pemanfaatannya dalam berbagai produk yang ramah lingkungan. Semua kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya bambu sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan.
Pandangan dari Kepala Departemen Biologi Unpad


Dr. Budi Irawan, S.Si., M.Si., Kepala Departemen Biologi Unpad sekaligus salah satu dosen pengampu mata kuliah Digitalisasi Objek Biologi, mengungkapkan bahwa kompetensi yang diharapkan dari mata kuliah ini adalah kemampuan mahasiswa dalam membuat digitalisasi fisik melalui video dan fotografi yang dapat memperkenalkan beragam diversitas hayati, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroskopik. “Tahun ini, bambu menjadi fokus utama, mengingat bambu memiliki banyak manfaat ekologis dan ekonomis yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita,” ujarnya.
Dr. Budi menambahkan bahwa bambu memiliki peran ekologis yang sangat penting, di antaranya sebagai penghasil oksigen, penyimpanan air, dan kemampuan untuk menahan erosi. Secara ekonomis, bambu juga digunakan dalam berbagai produk ramah lingkungan, seperti sendok, gelas, dan tumbler. Selain itu, bambu juga memiliki nilai artistik yang sangat tinggi, menjadi bahan dasar berbagai karya seni yang memiliki nilai jual. Namun, bambu saat ini terancam karena konversi lahan yang mengurangi luas kebun bambu. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi penebangan bambu di hutan dan menggantinya dengan produk bambu laminasi atau ply bambu yang lebih ramah lingkungan.
Manfaat Kegiatan bagi Mahasiswa
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai soft skill, seperti kerja sama, kepemimpinan, dan komunikasi, yang dinilai dalam acara ini. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menilai kemampuan individu mereka dalam mengelola proyek dan berkontribusi dalam acara yang melibatkan banyak pihak. Ini juga menjadi ajang untuk menilai sejauh mana mahasiswa dapat memanfaatkan pengetahuan mereka dalam bidang biologi dan teknologi digital untuk menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan projek angkatan mahasiswa Biologi Peminatan Biosains 2024 ini bukan hanya menjadi ajang untuk memperingati Hari Bambu Nasional, tetapi juga sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya bambu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pameran, talkshow, dan workshop, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya bambu sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam bidang biologi dan digitalisasi objek biologi.
Lihat bambu lebih dekat: https://youtu.be/bzXEGxNA4eE?si=mVuYcU0ZbFA0HmMf
Penulis: Thomas Argyarich Jefferson
Dokumentasi: Muhammad Fadhli Amanullah & Thomas Argyarich Jefferson