Dita Auliya Khoirunnisa merupakan salah satu mahasiswa Biologi Universitas Padjadjaran angkatan tahun 2021 yang terpilih sebagai perwakilan untuk mengikuti Sakura Science Project pada tahun 2023. Tidak hanya dirinya sendiri, Dita juga berhasil terpilih bersama tiga mahasiswa Biologi Unpad lainnya, yaitu Queentha Ditasari Simandjuntak, Viola Sukma Aswanda, dan Tegar Prakasa Abdillah Arif. Program student exchange ini dilaksanakan atas kerjasama Departemen Biologi Universitas Padjadjaran dengan School of Science and Technology (Kwansei Gakuin University). Program ini dilakukan setiap tahun selama satu minggu dimana mahasiswa biologi akan melakukan kegiatan perkuliahan, sampling lapangan, praktikum di laboratorium, group discussion, presentation, dan art performance di School of Science and Technology (Kwansei Gakuin University).
Alasan awal yang menjadi motivasi Dita untuk serius mengikuti program ini adalah keinginannya untuk mencari pengalaman khususnya dalam hal student exchange ke negara lain. Di samping itu, ia merasa bahwa dalam kesempatan ini ia akan mendapatkan banyak keuntungan selain dari pengalaman berkuliah di luar negeri, ia juga dapat sekaligus berjalan-jalan di negara lain. Dita juga turut menuturkan dengan ia mengikuti program ini dapat menjadi salah satu sarana baginya untuk mempelajari bahasa asing khususnya Bahasa Inggris, sehingga dapat dikatakan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Untuk mendaftar pada program Sakura Science Project ini diperlukan beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan. Beberapa persyaratan utama yang harus disiapkan diantaranya adalah CV, sertifikat tes Bahasa Inggris (seperti TOEFL atau TKBI) dan motivation letter. Dita turut memberikan beberapa tips dalam menulis dan menyusun motivation letter berlandaskan pada pengalaman pribadinya. Pertama, ia mengatakan hal yang paling penting dan mendasar adalah mencari referensi. Ia juga mengatakan, bahwa selama proses penyusunan motivation letter ia menjadikan motivation letter awardee program Sakura Science Project sebelumnya sebagai referensi terutama untuk melihat struktur penulisannya. Setelah mendapatkan referensi, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menggali dan mengembangkan potensi diri yang akan ditunjukkan kepada tim penilai dalam bentuk tulisan yang dituangkan dalam motivation letter tersebut.
Dita menceritakan pada proses pendaftaran kali ini tidak ada persiapan khusus yang ia lakukan, hal tersebut dikarenakan pada tahun sebelumnya ia pernah turut serta mengikuti program ini, akan tetapi karena beberapa alasan ia merasa belum maksimal pada pendafatarn tahun sebelumnya. Sehingga, pada pendaftaran program Sakuran Science Project tahun 2023 ini ia hanya memaksimalkan persiapan yang telah ia lakukan pada tahun sebelumnya. Sehingga, ia menyimpulkan menurut pendapat pribadinya, hal yang menjadi faktor utama terpilihnya ia menjadi salah satu peserta student exchange pada program Sakura Science Project ini adalah motivation letter yang ia tulis dan juga jawaban-jawaban yang ia berikan ketika proses seleksi wawancara.
Terakhir, terdapat beberapa saran yang diberikan oleh Dita untuk seluruh mahasiswa yang tertarik untuk mendaftar pada program Sakura Science Project tahun selanjutnya. Pertama adalah pastikan untuk melakukan persiapan dengan sematang mungkin, khususnya dalam hal tes Bahasa Inggris, lakukanlah persiapan tes dari jauh jauh hari. Kemudian, pastikan untuk melengkapi seluruh syarat pendaftaran seperti sertifikat tes Bahasa Inggris, CV, dan motivation letter. Dita juga turut menuturkan salah satu faktor yang menyebabkan gagalnya para pendaftar program ini adalah ketidaksiapan mereka dalam hal tes Bahasa Inggris, maka dari itu ia menyarankan untuk mempersiapkan tes ini sebelum waktu pendaftaran dibuka.
Penulis: Linda Mulyaningsih
Penerjemah: Chelsea Lorinta Butarbutar