Sabtu, 19 Oktober 2024 – Seminar Nasional menjadi sorotan utama dalam rangkaian acara Biosfer 2.0. Seminar ini mengumpulkan para akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk membahas peran ekologi perkotaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Mengusung tema “Implementasi Ekologi Perkotaan sebagai Bentuk Kontribusi Terhadap Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Mitigasi Perubahan Iklim untuk Mewujudkan SDGs 13”, acara ini sejalan dengan upaya global dalam menghadapi perubahan iklim dan menjaga Biodiversity.


Acara dibuka oleh sambutan Ketua Prodi Biologi dan Wakil Dekan FMIPA Unpad secara meriah melalui pemukulan gong di Bale Sawala. Kemudian dilanjutkan dengan tari tradisional dan sesi pleno. Dr. Ir. Iwan Kustiwan, M.T, membuka diskusi topik “Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Desain Kota Berkelanjutan”, membahas pentingnya tata kelola ruang hijau (RTH) untuk mendukung Biodiversity di kawasan urban. Sementara itu, Iman Hidayat, Ph.D, memaparkan “Strategi BRIN dalam Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Nasional”, menyoroti peran inovasi dan riset dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 13 tentang aksi iklim.


Sesi pleno kedua menampilkan Dra. Wellyzar Sjamsuridzal dengan topik “Peran Genomik untuk Penilaian dan Monitoring Kualitas Lingkungan”, yang menjelaskan bagaimana teknologi genomik dapat digunakan untuk memantau dan menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Prof. Sundardi, Ph.D, melanjutkan dengan presentasi “Evaluasi Kualitas dan Kebijakan Pengelolaan Air Bersih Perkotaan”, yang meng-highlight dampak dan strategi pengelolaan limbah, terutama limbah obat-obatan yang memicu efek toksik terhadap lingkungan perairan.
Selain sesi pleno, seminar ini juga menghadirkan 53 pemakalah secara hybrid yang terbagi dalam enam kategori subtema. Sesi paralel ini memungkinkan para peneliti muda untuk mempresentasikan penelitian mereka serta mendapatkan umpan balik dari para ahli di bidangnya. Diskusi yang terjalin diharapkan dapat memperkaya wawasan terkait solusi ilmiah dalam menghadapi tantangan lingkungan dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin untuk mewujudkan kota-kota yang lebih berkelanjutan.
Dengan semakin intensifnya ancaman perubahan iklim, Seminar Nasional Biosfer 2.0 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Penulis: Biosfer 2.0
Dokumentasi: Muhammad Fadhli Amanullah