Mahasiswa biologi semester 6 tahun ajaran 2025/2026 melakukan pembelajaran ke dunia profesional melalui program magang berdampak. Pada kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu biologi selama perkuliahan dalam berbagai bidang yaitu mikrobiologi, biologi sains, dan biologi lingkungan. Pada periode magang tahun ini, kegiatan magang dilaksanakan di berbagai industri, lembaga penelitian, hingga instansi pemerintahan yang bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran. Adapun mahasiswa yang diterima di mitra magang eksternal yaitu sebanyak 64 mahasiswa dan mitra magang internal sebanyak 10 mahasiswa.


Mitra magang eksternal tersebar ke beberapa instansi yaitu PT. Paragon Technology and Innovation, PT Bio Farma (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, PT. Rohto Laboratories Indonesia, PT. Pindad (Persero), PT. Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI), PT. Pajajaran Herba Indonesia, PT. Indolakto (Milk) Cicurug, PT. Jasa Medivest, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (Badan Geologi), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), UPTD Balai Benih Hortikultura Jawa Barat, UPTD Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan Dinas Kehutanan Jawa Barat, UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat, UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dinas Kehutanan Jawa Barat), Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, serta SEAMEO BIOTROP. Selain itu, sebagian mahasiswa mengikuti program magang dalam mitra internal seperti PUI-PT Nano Powder Fungsional (FiNder U-CoE), Rumah Sakit Universitas Padjadjaran, dan Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran.

Mitra magang yang paling banyak dipilih mahasiswa adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yaitu sebanyak 10 mahasiswa. Dalam kegiatan ini, mahasiswa terlibat dalam aktivitas penelitian dan kajian literatur di bidang biologi lingkungan dan biologi sains. Pusat magang berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Cibinong dan Samaun Samadikun Bandung. Penelitian dilakukan dengan menerapkan inventarisasi dan identifikasi spesimen, pengukuran morfologi (morfometri), hingga ekstraksi DNA sampel mamalia.


Pengalaman magang di lembaga-lembaga tersebut diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa sebelum menghadapi dunia kerja yang nyata dan sebagai penunjang karier yang unggul di masa depan. Dengan demikian, program pembelajaran yang didapatkan, diharapkan mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik yang berdampak.
Penulis: Nabiha Fatnunnisa
Dokumentasi: Mahasiswa Biologi