Garut, 18 Mei 2025 – Departemen Mammalogi Himpunan Mahasiswa Biologi (Himbio) Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan kegiatan Pioneers SEREALS (Research Learning and Observation About Arboreal Mammals) Chapter II, dengan tema “Learn More About Kukang Jawa”. Kegiatan ini berlangsung di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dan berkolaborasi langsung dengan Little Fireface Project (LFP), lembaga konservasi yang berfokus pada pelestarian kukang Jawa.

Pembukaan Kegiatan oleh MC
Para pengurus dan staf dari Little Fireface Project menyambut hangat kedatangan peserta. Mereka turut berperan aktif sebagai pemateri dan pemandu lapangan, memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa tentang konservasi primata nokturnal ini.
Kegiatan dimulai dengan sesi pematerian yang membahas mengenai kukang Jawa (Nycticebus javanicus), salah satu dari tujuh spesies kukang yang ada di Indonesia, dan termasuk dalam kategori satwa terancam punah. Peserta dibekali dengan pengetahuan dasar tentang morfologi, ekologi, serta tantangan konservasi kukang di alam liar.

Pematerian Pengenalan Kukang Jawa

Pengenalan Alat-Alat Lapangan
Setelah pematerian, peserta diperkenalkan dengan alat-alat yang digunakan dalam pengamatan lapangan, seperti senter filter merah, night vision goggles, binokular, camera trap, hingga GPS tracker. Alat-alat ini berfungsi penting dalam memantau pergerakan dan aktivitas kukang di habitat aslinya secara non-invasif dan aman bagi satwa.
Kegiatan dilanjutkan dengan observasi lapangan, di mana peserta diajak berkeliling kawasan Cipaganti untuk mengenal wilayah persebaran kukang Jawa serta potensi habitatnya. Meskipun sempat diguyur hujan, semangat peserta tidak surut. Mereka tetap antusias mengikuti kegiatan hingga selesai, membuktikan tingginya rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap satwa endemik Indonesia ini.

Observasi Lapangan Dipandu oleh Pengurus Little Fireface Project
Kegiatan Pioneers SEREALS Chapter II ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan ekologis mahasiswa, tetapi juga mendorong semangat konservasi berbasis ilmu pengetahuan dan empati terhadap satwa liar. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga konservasi seperti Little Fireface Project, diharapkan pula akan lahir lebih banyak inisiatif konservasi yang berkelanjutan, berbasis masyarakat, dan ilmiah.
Penulis: Rahmat Hibatul Hadi
Dokumentasi: Panitia SEREALS